George Henderson Posted on 7:36 am

Keluaran Kong O Tuber


Ini telah menjadi salah satu fitur Keluaran HK dengan paling banyak dibicarakan. Zona fiksi di Asia Tenggara ini adalah tempat dengan ura-ura orang yang berbeda – satu dengan sangat suka bertarung, yang lain menyukai kecil dan yang yang lain lain menyukai makanan. Satu hal yang biasa dalam semua group karakter ini merupakan mereka semua senang bertaruh. Inilah dengan menjadi alasan yang utama mengapa saat ini banyak toko lektur yang menawarkan buku tentang Keluaran. Serta jika Anda salah satu dari orang-orang dengan ingin mengetahui lebih banyak tentang tempat itu, sebaiknya Anda mencerap buku-buku ini.

Organ I: Parfum Para Dewa karya Sudahu Wakhari. Ini merupakan novel berdasarkan rekaan. Itu berputar di sekitar dunia “Keluaran”, yang merupakan lokasi di mana orang2 diberkati dengan keuletan khusus yang bisa mempengaruhi jalannya kehadiran seseorang. Penulis lektur ini adalah seorang penulis ulung dan imajinasinya adalah alasan utama di balik novel ini.

Lektur II: Parfum Karet Dewa Oleh Sudahu Wakhari adalah puisi epik karya W. B. Keluaran dan seluruh dunianya. Tersebut sebagian besar difokuskan pada kehidupan karet dewa yang tinggal di Keluaran dan dalam prosesnya; penulis menggunakan banyak permainan kata dan kurang lebih kata sifat nun pasti meninggalkan jejaknya.

Buku III: Parfum Para Dewa Oleh Sudahu Wakhari adalah sebuah kisah menarik yang menampilkan kesendirian budaya dan kebiasaan yang tidak tertutup dari Keluaran. Lektur ketiga dalam seri ini sebagian besar didasarkan pada sukma protagonis, Tika. Ceritanya terutama tentang bagaimana dia mengetahui akan halnya Keluaran secara. Dia dipaksa oleh embuk tirinya untuk teguk alkohol setiap hari setelah kelas di sekolah. Pada suatu hari, dia medapati sebuah buku di perpustakaan sekolah nun berisi informasi mengenai Kitab Kells, serta ketika dia membacanya, dia melihat sebuah penglihatan tentang seorang wanita cantik terbaring di tempat tidur besar di tengah laut.

Buku IV: Parfum Para Batara Oleh Sudahu Wakhari Sekali lagi ura-ura dongeng ini bersekutu pada Tika. Neneknya, Maitre’e, telah menyisih dunia, dan dia sekarang mengikuti teladannya dan menjadi seorang biksu. Di sana ia juga mulai mempelajari bahasa nun digunakan di Penerbitan. Ini adalah skandal pertemuannya dengan 3 biksu dari Kongo, yang juga dari Penerbitan dapat melihat penerbitan hkari di Singapura – Pri’ng Mui Teo, Satah Atiyani dan Ngwa Sikri, yang disebut “Kitab Enam Putra”.

Lektur V: Kitab Sang Ayah Yang final dari himpunan enam cerita berjudul “Kitab Sang Ayah”. Ini berpusat pada pelayar an yang dilakukan Tika kepada kakek buyutnya, Guru Dhamman, dalam rumahnya di Meningie. Selama di kian, dia belajar mengenai ajaran spiritual yang diturunkan dari nenek buyutnya. Buku tersebut juga penuh dengan cerita tentang banyak kesialan yang dialami kakek buyut, & bagaimana dia mengatasinya. Secara keseluruhan, ura-ura enam cerita cepak ini adalah referensi yang menyenangkan dan menarik, yang sebagai bacaan yang rupawan dengan mengacu di ajaran Tika & Buddha Pelaukian yang menonjol di Singapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *